Nggak Selalu Nyeleneh dan Kocak, ini 5 Momen Paling Sedih dalam Kartun Doraemon

momen-sedih-dalam-doraemon momen-sedih-dalam-doraemon

Saat masih bocah, Minggu adalah hari yang paling kita nantikan. Setelah lima hari bersekolah, di hari libur tersebut kita bisa dengan puas menonton kartun sejenjang hari. Salah satu kartun yang jadi favorit anak-anak Indonesia adalah Doraemon yang tayang setiap pagi hari.

Nah, seperti kita kenal kelakuan Nobita dan Doraemon selintas tercapai, menciptakan kita terpingkal-pingkal. Doraemon juga selintas menyelipkan hal-hal Tepat di setiap ceriPerdebatan yang menciptakan kita mengerti hal saling menolong dan buruk. Tapi ternyata, Doraemon itu nggak sebatas kartun yang bahagia dan lucu. Ada juga momen sedih dalam cerita ini. Penasaran? Yuk, langsung simak aja di bawah ini.

1. Asal usul Doraemon yang kehilangan telinga karena digigit tikus adalah cerita tragedi yang cukup ironis

Saat masih tipis, kita sedahulu mengira kalau Doraemon itu adalah robot kucing yang nggak punya telinga. Tapi makin lama kita mengerti ternyata Doraemon dulunya memiliki telinga seperti layaknya kucing-kucing lain. Sedihnya, Doraemon pantas kehilangan telinganya karena dimakan tikus. Hal ini diperlihatkan saat Nobita menjelajahi waktu dan kembali ke masa dahulu di mana ia dan Doraemon belum bertemu. Dari sini pula argumentasi kenapa Doraemon Waswas pada tikus. Saat tipis kita menganggap cerita ini lucu, namun sebenarnya asal usul doraemon cukup tragis.

2. Cerita Nobita yang menjenjangi Shizuka karena Nobita nggak ingin menyusahkan Shizuka di masa depan

Hubungan antara Nobita dan Shizuka terbilang cukup unik. Mereka adalah pasangan yang serasi dan cocok jika berpaksin. Nah, suatu hari Nobita maklum bahwa di masa depan ia akan menikah dengan awewe yang dicintainya tersebut. Namun saat itu Nobita merasa picik dan nilainya di sekolah seterus jelek. Atas alasan tersebut Nobita mulai menberjaraki Shizuka karena nggak mau melihat Shizuka karib dengan dirinya yang nggak berguna. Nobita bahkan menggunakan alat dari Doraemon untuk membuat Shizua menberjarak. Meski begitu Shizuka rela menahan efek alat Doraemon untuk tetap karib dengan Nobita dan menyemangatinya agar tekun melatih diri. So Sweet~

3. Kisah pengorbanan Roh Salju yang mengorbankan awaknya untuk kesembuhan Nobita

Dalam sebuah episode Doraemon, diceritakan seorang roh salju jatuh cinta pada Nobita karena perilakunya yang tidak marah hati. Nobita sering menghabiskan batas bernyawa dengan roh salju di tengah musim dingin yang ekstrim dan bermain-main di luar rumah. Nggak perlu batas bernyawa lama Nobita kemudian jatuh sakit. Melihat hal tersebut roh salju merasa sedih. Ia kemudian mengorbankan dirinya agar bisa menyembuhkan Nobita dan menghilangkan musim dingin dengan lebih Andal.

4. Momen di mana Nobita membuktikan awak pada Doraemon bahwa ia bisa melakukan berbagai macam hal senawakan tanpa bantuan awaknya

Nobita adalah anak yang manja dan selintas membutuhkan Doraemon dalam melakukan berbagai macam hal. Terkadang kita kesal melihat Nobita yang alpa dan kerjaannya cuman rebahan. Nah, buat kamu yang sudah menonton film “Doraemon Stand by Me”, pasti putus kata kalau momen pembuktian Nobita di Doraemon adalah momen sedih. Saat itu Nobita membuktikan pribadi menghadapi Giant dan Suneo seorang pribadi. Hal ini dilakukan Nobita agar Doraemon bisa tenang jika pantas kembali ke masa depan dan meninggalkannya.

5. Kenangan Nobita pada masa lalu saat ia sering diasuh oleh neneknya

Seperti yang kita paham, Nobita punya seorang ibu yang galak dan selalu memarahinya. Hal ini kadang membuat Nobita sedih dan jengkel. Nah, di satu episode, Nobita mendapat alat maju dari Doraemon yang bisa mengembalikan barang-barang lamanya. Kemudian Nobita memilih sebuah boneka Daruma pemberian sang nenek. Ternyata kenangan tersebut adalah kenangan sedih di mana Nobita diberi boneka oleh sang nenek. Kemudian nenek Nobita meninggal dan Nobita berjanji cukup sang nenek akan tumbuh seperti boneka Daruma yang selalu bangkit ketika terjatuh.

Nah, itulah 5 momen sedih yang ada di cerita Doraemon. Sudah terbukti, kan, kalau Doraemon yang kita anggap lucu punya momen-momen sedih juga. Menurutmu, momen mana yang paling sedih?