8 Vitamin bahwa Bisa Membuat Asam Lambung atau GERD Kabur, Apa Saja?

8 Vitamin bahwa Bisa Membuat Asam Lambung atau GERD Kabur, Apa Saja? 8 Vitamin bahwa Bisa Membuat Asam Lambung atau GERD Kabur, Apa Saja?

BERITA - Acid reflux, pun dikenal sebagai gastroesophageal reflux disease (GERD), adalah mamenyimpang pencernaan nan standar.

Gangguan kesehatan ini terkait demi berbagai efek samping, terbersarang mulas, mual, bersendawa, mendampingi kusam perut.

Selain obat-obatan bagaikan antasida dan penghambat pompa proton, sebagian gede perawatan secara asam lambung melibatkan perubahan pola makan atau pose bernapas.

Banyak vitamin, herbal, selanjutnya suplemen lagi dapat membantu meredakan gejala asam lambung.

Mengutip Healthline maka Renuerx, berikut 8 vitamin atau suplemen bahwa bermanfaat untuk pengobatan asam lambung:

1. Betaine HCl lewat pepsin

1. Betaine HCl atas pepsin

Betaine hydrochloride (HCl) adalah senyawa yang digunakan akan meningkatkan asam lambung.

Kadar asam lambung adapun aib dapat memperlambat pencernaan lagi penyerapan nutrisi, serta menyebabkan berbagai efek samping, termeruyup mulas, ngilu perut, lagi asam lambung keras.

Satu studi dari 6 orang dengan kadar asam lambung murah menunjukkan bahwa mengonsumsi 1500 mg betaine HCl meningkatkan keasaman lambung.

Betaine hidroklorida juga dipasangkan atas pepsin di berlipat-lipat suplemen. Pepsin ialah enzim pencernaan kedalam asam lambung yang memecah protein memerankan unit yang lebih halus.

Meskipun demikian, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) telah menyimpulkan bahwa saat ini tidak ada cukup bukti untuk memastikan keefektifan betaine HCl atau pepsin paling dalam meningkatkan keasaman lambung.

Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut tentang apakah betaine HCl beserta pepsin mungkin bermanfaat untuk mengobati refluks asam diperlukan.

2. Vitamin B

2. Vitamin B

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa vitamin B, termasuk folat, riboflavin, dan vitamin B6, dapat membantu mengobati asam lambung.

Fakperbincangan, satu penelitian menemukan bahwa peningkatan asupan sebagian vitamin B dikaitkan dengan penurunan risiko esofagitis refluks, suatu kondisi nan ditandai dengan peradangan di kerongkongan nan sering disebabkan oleh refluks asam.

Terlebih lagi, asupan folat membarengi vitamin B6 yang lebih besar dikaitkan bersama penurunan risiko kanker kerongkongan membarengi kondisi yang disebut kerongkongan Barrett, keduanya merupakan potensi komplikasi GERD jangka jenjang.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi bagaimana vitamin B dapat mempengaruhi gejala refluks asam bila digunakan sendiri.